[IN PRESS] Vol. 5 Issue 3 (2026) Articles

Conceptualizing an Ideal Rehabilitation Policy for Children in Conflict with the Law in Indonesia

  • Helda Rahmasari
  • Herlambang
  • Antory Royan Adyan
  • Putri Lestari
Available online: July 24, 2026
Helda Rahmasari: Universitas Bengkulu
Herlambang: Universitas Bengkulu
Antory Royan Adyan: Universitas Bengkulu
Putri Lestari: Universitas Bengkulu
Keywords: Children in Conflict with the Law; Juvenile Criminal Justice System; Rehabilitation; Restorative Justice

Abstract

This study examines the conceptualization of an ideal rehabilitation policy for children in conflict with the law within the juvenile criminal justice system in Indonesia. Although existing studies have examined juvenile rehabilitation from legal and social perspectives, few have offered an integrated conceptual framework that connects restorative justice principles with the institutional and coordination challenges specific to Indonesia's justice system. The research employs normative legal research using statutory and conceptual approaches, analyzing legal norms, doctrines, and regulations related to child protection, restorative justice, and rehabilitation. The findings indicate that rehabilitative treatment constitutes an essential approach in handling juvenile offenders, as children require protection, guidance, and social reintegration rather than punitive treatment. However, the implementation of this approach in Indonesia still encounters several obstacles, including limited treatment facilities, insufficient professional human resources, lack of coordination among institutions, and the persistence of punitive paradigms among law enforcement officials. In addition, social stigma against children in conflict with the law often hinders the reintegration process. Therefore, an ideal policy must integrate restorative justice principles, comprehensive intervention programs, inter-agency cooperation, and community participation, structured around a coordinated institutional model rather than isolated sectoral efforts, to ensure the fulfillment of children's rights and their future development. Such a policy is expected to create a more humane juvenile criminal justice system that prioritizes the best interests of the child while preventing recidivism.

References

Abintoro Prakoso. Hukum Perlindungan Anak. Yogyakarta: LaksBang Pressindo, 2016.

Akram. "Prevention over Punishment: Restoring Hope through Malaysian Child Act 2001." International Journal of Research and Innovation in Social Science, 2025.

Ariani. "Peran Pembimbing Kemasyarakatan dalam Pembinaan Anak Berhadapan dengan Hukum." Jurnal PLS Universitas Diponegoro, 2020.

Arief, Barda Nawawi. Masalah Penegakan Hukum dan Kebijakan Hukum Pidana dalam Penanggulangan Kejahatan. Jakarta: Kencana, 2010.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. "Pendidikan Keterampilan bagi Anak." Sistem Informasi Pelayanan Publik (SIPPN).

Gultom, Maidin. Perlindungan Hukum terhadap Anak dalam Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia. Bandung: Refika Aditama, 2014.

Marlina. Peradilan Pidana Anak di Indonesia. Bandung: Refika Aditama, 2009.

Marshall, Tony F. Restorative Justice: An Overview. London: Home Office Research Development and Statistics Directorate, 1999.

Marzuki, Peter Mahmud. Penelitian Hukum. Jakarta: Kencana, 2017.

Muladi, dan Barda Nawawi Arief. Teori-Teori dan Kebijakan Pidana. Bandung: Alumni, 2010.

Nashriana. Perlindungan Hukum Pidana bagi Anak di Indonesia. Jakarta: Rajawali Pers, 2012.

Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2018 tentang Rehabilitasi Sosial dan Pelayanan bagi Anak Berhadapan dengan Hukum.

Rahayuningsih, U., A. N. Hikmah, dan S. Nurcahyati. "Pendekatan Restorative Justice dalam Perlindungan Hukum Anak sebagai Pelaku Tindak Pidana: Menyeimbangkan Keadilan dan Pembinaan." Amandemen: Jurnal Ilmu Pertahanan, Politik dan Hukum Indonesia 2, no. 2 (2025): 79–89.

Shaqinah, dkk. "Optimalisasi Fungsi Pelayanan dan Perawatan bagi Anak Berhadapan dengan Hukum Melalui Tindakan Rehabilitasi: Studi Komparisasi Kasus dalam dan Luar Negeri." Jurnal Ilmu Hukum, Humaniora dan Politik, 2024.

Soekanto, Soerjono. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penegakan Hukum. Jakarta: Rajawali Pers, 2014.

Soekanto, Soerjono, dan Sri Mamudji. Penelitian Hukum Normatif: Suatu Tinjauan Singkat. Jakarta: Rajawali Pers, 2015.

"Studi CIPP terhadap Layanan Konseling di LPKA Kelas I Kutoarjo." Ulil Albab Institute Journal, 2025.

Sudarto. Hukum dan Hukum Pidana. Bandung: Alumni, 1986.

"The Malaysian Juvenile Justice System: The Compelling Need to Implement Diversion in Handling the Issue of Juvenile Delinquency." ResearchGate, 2023.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

United Nations. United Nations Standard Minimum Rules for the Administration of Juvenile Justice (The Beijing Rules). New York: United Nations, 1985.

Wahyudi, Setya. Implementasi Ide Diversi dalam Pembaruan Sistem Peradilan Pidana Anak di Indonesia. Yogyakarta: Genta Publishing, 2011.